Jumat, 11 September 2015

INTRINSIC REWARD SYSTEM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KINERJA KARYAWAN ALFAMART
Sistem pengendalian manajemen untuk diterapkan oleh setiap perusahaan dengan segala jenis bisnis. Sistem pengendalian manajemen membantu manajemen dalam mewujudkan visi, misi, strategi dan tujuan perusahaan. Selain itu, sistem pengendalian manajemen menjadi alat manajemen untuk dapat memberikan pengaruh kepada karyawan agar bertindak positif guna pencapaian tujuan perusahaan. Karyawan akan kooperatif apabila manajemen dapat mengembangkan dan mengelola karyawan dengan tepat, sehingga pengendalian manajemen dapat berjalan sesuai harapan.
Salah satu cara untuk menerapkan manajemen dalam sebuah bisnis dengan menerapkan intrinsic reward system, di mana intrinsic reward system adalah perusahaan memberikan otoritas kepada karyawan untuk membuat keputusan sendiri yang dianggap penting dalam pencapaian target perusahaan, sehingga karyawan merasa dihargai keputusannya dalam pembuatan strategi. Intrinsic reward system antara lain meliputi pemberian kesempatan pada pekerja untuk menyelesaikan suatu tugas dan mencapai tujuan tertentu, memberikan otonomi yang akan memungkinkan pekerja melakukan tindakan bebas terbaik dalam situasi tertentu dan kesempatan bertumbuh misalnya dengan memperluas kemampuan dan keterampilan.
Pada umumnya perusahaan memberi reward dalam bentuk gaji, uang, tunjangan, dsb yang disebut dengan ekstrinsic reward. Hal ini juga berlaku pada pusat perbelanjaan yang tidak asing didengar yaitu alfamart. Pada perusahaan tersebut, karyawan diberi gaji sesuai dengan porsinya dan ada bonus-bonus tertentu pada karyawan yang berprestasi, di mana bonus tersebut dalam bentuk materill. Dampak dari reward yang seperti ini adalah karyawan merasa hasil kerjanya hanya dihargai sesuai dengan kemauan pimpinan atau aturan perusahaan. Akibatnya karyawan bekerja tidak maksimal dan bertindak tidak sesuai aturan, seperti yang terjadi di alfamart yang dilakukan oleh karyawannya. Karyawan selalu menanyakan “apakah uang kembalian Rp 100,- atau Rp 200,- ingin didonasikan ?”. Jika pembeli mengatakan “Ya” maka, karyawan tersebut langsung memotong uang kembalian tersebut. Namun, yang menjadi masalah, uang yang didonasikan tidak tertera di bill yang diterima. Dari kasus di atas, maka reward yang cocok untuk karyawan alfamart tidak hanya dalam bentuk gaji tambahan atau sejenisnya, yang sudah menjadi ketetapan perusahaan. Namun, mereka juga membutuhkan sebuah reward yang mengikutsertakan mereka dalam pemberiannya. Hal ini membuat karyawan merasa bertanggung jawab, unggul, berpartisipasi dan rasa mengontrol perusahaan sendiri.
Berdasarkan pemaparan di atas, intrinsic reward system adalah cara yang tepat untuk meningkatkan kinerja karyawan Alfamart. Di mana reward ini lebih mengutamakan keikutsertaan karyawan dalam pengambilan keputusan.
Adapun reward yang dapat dilakukan untuk karyawan Alfamart dalam hal intrinsic, adalah sebagai berikut :
1. Menanyakan kepada karyawan setiap bulannya reward yang cocok bagi karyawan yang                       berprestasi dalam bekerja.
2.  Mengadakan musyawarah bulanan jika perusahaan mengalami kemunduran
3.  Mempertahankan karyawan agar tetap bekerja dengan baik
4.  Memotivasi karyawan untuk mencapai prestasi tinggi.
5. Membuat jabatan baru sebagai pemotivasi semua karyawan. Motivasi dapat dilakukan dengan menyebarkan sms motivasi atau broadcast motivasi

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa interinsic reward system dapat menjadikan karyawan lebih berkualitas, baik secara skill maupun secara etika.

DAFTAR PUSTAKA
Moeljono, Djokosantoso. 2003. Budaya Korporat dan Kuunggulan Koporasi. Ele Media Komputindo. Jakarta
Csikszentmihalyi, Mihaly. 2003. GOOD BUSINESS, BISNIS SEBAGAI JALAN KEBAHAGIAAN. Mizan Pustaka. Bandung




Tidak ada komentar:

Posting Komentar